2016 TO 2017

Posted: December 31, 2016 in Uncategorized

Saya kembali…

Iya sudah lama sekali tidak membuka media sosial yang satu ini. bisa diperkirakan lamanya sekitar lebih dari 1 tahun.

Tahun ini rasanya begitu cepat. Seperti angin yang lewat begitu saja atau bahkan seperti hujan yang hanya sebentar tapi membuat basah banyak hal. 2016 ini saya anggap sebagai tahun pelajaran yang sangat berharga. Dari saya harus memutuskan untuk resign dari perusahaan yang sudah mengajarkan saya banyak hal, yang memberikan saya teman/sahabat baru, saya harus memilih untuk tidak bekerja dulu selama satu bulan, saya harus memilih perusahaan baru mana yang baik untuk saya selanjutnya, perusahaan baru yang ternyata dapat saya katakan di dalamnya banyak intrik, banyak pembicaraan, banyak kecemberuan sosial, dan lain-lain. Sampai saya harus kehilangan seorang sahabat yang sudah saya anggap sebagai keluarga saya sendiri. Dia memilih untuk meninggalkan saya supaya saya belajar mandiri dan tidak ketergantungan (mungkin itu maksud dia meninggalkan saya), supaya saya tidak addict lagi terhadap seseorang.

Kurang lebih itu yang saya rasakan dan saya pikirkan. Rasanya harus lebih positive, lebih improve, lebih creative, dan lebih dalam banyak hal. Saya hanya bisa berusaha dan berdoa. Semuanya kembali lagi ke Tuhan. Semoga Anda semua yang membaca ini dapat memikirkan hal positif apa lagi yang bisa kalian lakukan di tahun depan di mana akan dimulai dari besok. Sebatas saran saja, dengan menulis seperti ini menjadi salah satu cara stress release yang sangat baik dan postive.

Selamat positive dan creative!

Advertisements

tumblr_nog2c7ikJP1rbxvdno1_1280Hello boss, CEO of JAC Indonesia! Thank you for the invitation, thank you for the dinner, thank you for your sharing, thank you for EVERYTHING!!

昨日はお招きに預かり、誠にありがとうございました。 すばらしい夕飯をご馳走になり、恐縮しております。昨日のように美味しい夕飯を頂いたのは初めてのような気がいたします。私もTiaraちゃんも満腹以上 の満足感でした。短い時間でしたが、Ibu Marikoをはじめ、気さくで暖かいお人柄に触れ、とても心地よい時間をすごさせていただくことができました。心より御礼申し上げます。 THANK YOU SO MUCH IBU!!! 🙂

Beliau bilang, kalau satu jam itu berharga buat Beliau, satu jam itu apakah bisa menciptakan bisnis atau tidak, bisa menciptakan relasi atau tidak itu semua dipikirkan secara matang-matang oleh Beliau. Tapi kemarin malam, Beliau mengundang saya secara pribadi untuk makan malam bersama Beliau, menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam berbincang banyak hal dari pribadi hingga bisnis kita bicarakan. Suatu kehormatan buat saya bisa makan malam dengan seorang CEO perusahaan besar seperti JAC Indonesia. Ini berharga sekali buat saya 🙂

Dia yang Telah Menjadi Bagian Dalam Hidup

Posted: July 25, 2014 in Uncategorized

Sebuah hubungan baik pertemanan, persahabatan, percintaan dapat dikatakan tidak mengenal waktu. Jika sudah sama-sama nyaman, tanpa harus menunggu hitungan tahun pun sudah bisa dekat bahkan lebih dari itu.

Namun tetap saja semuanya butuh proses, pada awalnya salah satu pihak sangat menyimpannya rapih-rapih dan menggunakan banyak topeng, namun pada akhirnya dia lelah dan membuka semua topeng tersebut dan tampil apa adanya.

Tetapi kekhawatiran itu datang tiba-tiba, dia khawatir karena setelah tampil apa adanya dia merasa takut kalau seseorang ini jadi berusaha menjaga perasaannya karena sudah mengetahui efek dari hubungan mereka sampai saat ini.

Walaupun muncul berbagai asumsi, muncul kekhawatiran, dia tetap berusaha yang terbaik dalam menjaga hubungan ini.

Terima kasih sudah begitu menyenangkan, lebih mudah kurasakan daripada harus kumengerti 🙂

Sebuah Perbincangan

Posted: April 19, 2014 in Tentang Kehidupan Saya

A : kamu terlalu berlebihan. Jika mau mencapai sesuatu, harus bertahap dari satu ke tiga lalu ke enam lalu ke sembilan. Tidak bisa dari satu langsung ke sepuluh atau lima belas. SABAR!
B : hmmmm….
A : ibarat mau membuka pintu, kuncinya sudah ada, jangan tergesa-gesa membukanya. Tenang, tarik nafas baru buka. Tidak bisa sambil tergesa-gesa dan panik, tidak akan terbuka itu pintu sampai kapan pun.
B : hmmmm….

皆さん、私の名前を聞いた時、どちらが私の名字だろうと考えましたか。実は、私は名字がないです。私の名前はインドネシア語の発音でNurul Agdiniです。ヌルルとアグディニ、2つの名前がありますが、どちらも名字ではありません。インドネシアでは、Nurulだけで呼ばれていましたが、日本に来てからは、名字がないと、不便なので、今はアグディニを名字のようにしてアグディニ ヌルルと呼んでもらうことにしています。初め、私は少し変だと思いました。インドネシア人はだいたい名字を持っていません。インドネシア人は名字ではない名前を2つ、またはそれ以上持っていますが、一番前の名前で呼ばれます。例えば、私の名前はNurul Agdiniで、前の名前はNurulなので、いつもNurulと呼ばれています。
日本に着いた後で、申し込み用紙を書いた時や自己紹介の時に「名字はどちらですか。」と聞かれに混乱してしまいました。そんな質問をされた時、私は「名字はないです。」と答えました。日本人の質問した人はびっくりしました。混乱しないようにするために、私はほとんどのインドネシア人は名字を持っていません。いくつかの部族は名字がありますが、通常は、名字ではない2つの名前の前の名前で呼ばれますと説明しました。このような文化はインドネシアだけではなく、東南アジアにある国では同じような文化があると思います。
日本の文化とインドネシアの文化はどちらも面白いです。しかし、日本とインドネシアは、その文化において対照的です。日本人は初めて会う時、いつも名字を言います。仲良くなったら、下の名前で呼んでもいいです。インドネシアの文化は日本と比較すると、大変異なっていますが、面白いと思います。
私は日本人あるいは外国人にインドネシアの文化について説明するのは嬉しいです。インドネシア人は全員とは言えないまでも、名字を持っていない人が多いです。全ての日本人は名字を持っていると思います。私は、自分の経験から、子供が生まれたら、海外へ行く時混乱しないように、名字をあげたいと思いますが、名字を持っていませんので、子供に名字があげられません。でも、それがインドネシアの文化です。どこでも、どんな国でも、特徴的な文化を持っていると思います。だから、私達は自国の文化を守り、残していかなければならないと思います。

Sakura di Malam Hari

Image  —  Posted: April 1, 2014 in Uncategorized
Tags: ,

9月に日本に着いて、新しい生活を始めてから約3ヶ月が過ぎた。私は日本で様々な事に適応した。例えば、気候や友達や習慣などである。外国人として生活するにはそんなに難しくないと思う。私は自国のインドネシアで、日本語学科の大学生なので、日本の事を学んだため、あまりカルチャーショックを受けなかった。さらに、日本とインドネシアには長い歴史があり、深いつながりがあって、日本のことを知っている。

だが、いくつかの事に驚かされた。例えば、日本のゴミの分別方法だ。日本でゴミは3種類に区別され、捨てるスケジュールもゴミの種類によって区別される。それに、交通について、日本で最も多く使用される交通機関は電車だと思う。自家用車をあまり使わずに、日本人は電車に乗ったり、歩いたり、または自転車を好んだりする。だから、日本は影響汚染の程度が高くないと思う。しかし、満員電車に乗る時にはいつも他の乗客に押しつぶされそうになる。また、満員電車から降りる時にも、乗客たちは無言で人を押しのけ、ドアに向かって移動する。

それに、日本人は電車に乗る時に切符のかわりに使える電子カードでよく使用する。そして、コンビニで買い物ができる。私、このカードがとても便利なので、魔法のカードと呼んでいる。また、日本で初めて生活した時、キャンパスでのトイレの使い方に混乱してしまった。例えば、手をかざすと流水音が25秒流れる。

さらに、日本でほとんど全ての公共の場所に自動販売機がある。実は、インドネシアにも自動販売機のような機械があるが、唯一ジャカルタにあるだけで数も限られている。インドネシアの自動販売機は紙のお金だけ使用することできるが、日本での自動販売機はコインでも使える。先月、私は最新の自動販売機を見た。とても良くて、便利だと思う。

それに、日本の公共施設はサービスが良いと思う。そして、インターネットは接続が早いから、インドネシアの家族と友達に連絡しやすくなったと思う。私は留学生にとって、にほんでの生活に親しみやすいと思う。

このように、新しい発見や驚きもあったが、留学生にとって日本での生活は快適だと思う。

Dari pertama kali kedatangan saya di Jepang bulan September lalu, sudah hampir 3 bulan saya menjalani kehidupan baru di Jepang. Tidak hanya di Negara yang baru tetapi dengan lingkungan, cuaca, keseharian, teman dan lain-lain. Bahkan status pun baru, sebagai mahasiswa asing dan orang asing. Menjalani sebagai orang asing di Jepang bagi saya tidak begitu sulit. Saya sedikitpun tidak mengalami culture shock. Karena di Negara saya, Indonesia saya sebagai mahasiswa jurusan sastra Jepang, jadi sedikit banyaknya saya sudah mempelajari tentang kehidupan, budaya, dan sejarah Jepang. Selain itu, Jepang dan Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki hubungan yang sudah dijalin sejak lama.

Namun, terkadang dalam beberapa hal saya masih suka membandingkan dengan Negara saya. Misalnya, seperti kebersihan di Jepang. Hampir di semua tempat di Jepang tidak ada sampah dan semua sampah terbagi dalam 3 kategori, setiap minggu ada jadwal pembuangan sampah berdasarkan kategori sampahnya. Lalu, transportasi di Jepang yang paling banyak digunakan adalah kereta. Dibandingkan kendaraan pribadi dan bus, orang Jepang lebih memilih naik kereta, atau jalan kaki atau naik sepeda. Sehingga jalan raya di sini tidak terlalu padat dan tidak banyak polusi. Teapi di kereta, pada saat-saat jam sibuk sangat padat. Saking padatnya di dalam kereta seperti ikan sarden kalengan.

Kemudian, hampir semua orang Jepang jika akan naik kereta menggunakan teikiken yang jauh lebih praktis dibandingkan membeli karcis kereta. Bahkan, teikiken itu dapat digunakan untuk berbelanja di beberapa took makanan dan kombini. Ketika naik bus pun beberapa bus pembayarannya menggunaka teikiken tersebut. Saya menyebutnya kartu ajaib. Karena sangat praktis dan bisa digunakan untuk beberapa hal. Selain itu, toilet di Jepang juga sangat bersih dan praktis. Di awal-awal kehidupan saya di Jepang saya agak kebingungan bagaimana menggunakan toilet di sini, ternyata sangat canggih dan praktis. Tidak hanya toilet yang bergaya modern, yang bergaya jepang pun saya sempat bingung.

Jidouhanbaiki juga di Jepang sangat banyak dan hampir di semua tempat-tempat umum menyediakan jidouhanbaiki. Sebenarnya di Indonesia juga ada mesin seperti jidouhanbaiki, tetapi hanya ada di Jakarta dan jumlahnya sangat terbatas. Jidouhanbaiki yang ada di Indonesia juga hanya bisa menggunakan uang kertas, berbeda sekali dengan di Jepang yang bisa menggunakan uang koin juga. Bahkan saya pernah melihat jidouhanbaiki terbaru. Jauh lebih modern dan praktis.

Pelayanan pelayanan public seperti di kuyakusho, kantor pos atau bank, sangat cepat dan teratur. Sehingga orang asing seperti saya menjadi nyaman dan tidak mengalami kesulitan. Satu hal lagi yang membuat saya sangat nyaman menjalani kehidupan di Jepang koneksi internet di Jepang sangat cepat. Oleh karena itu, saya jadi mudah menghubungi keluarga dan teman-teman saya yang ada di Indonesia menggunakan internet. Bagi saya, Jepang merupakan Negara yang nyaman untuk ditinggali oleh orang asing dan siapapun yang ingin merasakan kehidupan baru dan berbeda.

今月は、大学の活動が始まったばかりである。授業や新入生との出会いや発表やレポートなど、様々な事をすると思う。 今月から卒論のために立教大学の大学院生に指導を受ける。さらに、私のアドバイザーと指導室もある。私を担当してくださっている先生は文学部の学部長なので、指導時間は僅か30分しかない。しかし、時間は厳しいが、先生には色々と勧めていただいており、多くの事を勉強させていただいている。

今学期は、異文化コミュニケーション学部の授業を取っている。日本語学概論という授業で、その授業が大好きなだけではなく、日本語学は私の専攻である。さらに、日本語学概論の担当の先生には以前からお世話になっている。前学期に、作文の授業を教えていただいた池田伸子先生である。実際に気づいた事は、自国では日本文学部というと、文学を学ぶだけではなく、言語学も学ぶ。しかし、立教大学で専攻を選択したとき、文学部でも日本語学の授業があると思ったが全くなかった。立教大学では日本語学や言語学の授業は異文化コミュニケーション学部にある。しかし、そのような学部はインドネシアでないので、分からなかった。

そして、私は日本にいる間に卒論を書き上げようと思う。私の卒論のテーマは統語論に基づいて明治時代から現代まで使用されている尊敬語についてである。統語論にしたのは文法のことを学んだので、選択した。 明治の日本語と現代の日本語に関する卒論を書いており、大変だが、頑張りたいと思う。

また、日本で日本語能力試験を受験すると思う。しかし、日本で申し込むと、申込書が高いということに気づいた。日本での値段は自国に比べて5倍ぐらい高いと思う。私は本屋さんで申し込み書を買おうと思って、3つの本屋さんへ行ったのに、その3つの本屋さんでは日本語能力試験の申込書を売っていなかった。締め切りは来週なので、すぐ申し込んだほうが良いと思う。

私にとって、今学期は前学期よりもっと忙しくなると思う。さらに、日本での生活が残っている間に様々なことをしたい。日本での生活を過ごすのは厳しいが、楽しんでいる。今学期はいい成績や卒論や日本語能力試験などのために頑張りたいと思う。もし可能なら、日本で大学院に進学ができるように、頑張る。

Bulan ini, kembali mulai beraktifitas di kampus. Mulai kuliah, bertemu teman baru dari Negara lain, mulai banyak tugas, happyo, report. Selain itu saya juga bimbingan dengan daisenpai yang sedang S3 di rikkyo mengenai skripsi saya. Lalu saya juga bimbingan dengan advisor saya. Berhubung beliau menjadi dekan fakultas sastra, waktu untuk bimbingan hanya bisa 30 menit dalam seminggu. Tapi saya sangat terbantu, karena beliau benar2 memberikan saya banyak masukan.

Di semester kali ini, saya mengambil mata kuliah dari jurusan ibunka gakubu, yaitu nihongo gakugairon. Saya mengambil mata kuliah itu selain karena saya suka dan merupakan bidang saya, karena tantou sensei nya saya kenal dan pernah mengajar mata kuliah sakubun, yaitu ikeda nobuko sensei. Sebenernya ada hal fushigi dalam hal ini, di Negara saya jurusan sastra jepang tidak hanya mempelajari sastra, tetapi juga linguistic bahasa jepang. Ketika saya memilih jurusan sastra jepang di rikkyo univ, saya pikir saya akan menemukan mata kuliah tentang linguistic bahasa jepang, ternyata sama sekali tidak ada. Justru mata kuliah tersebut ada di jurusan ibunka communication, di mana jurusan tersebut di Indonesia tidak ada.

Selain kuliah, saya benar-banar harus menyelesaikan skripsi saya selama berada di jepang. Skripsi saya membahas tentang sonkeigo pada zaman sekarang yang sudah digunakan sejak zaman meiji menurut teori sintaksis. Saya memilih sintaksis, karena sintaksis merupakan ilmu linguistik murni. Taihen daga, ganbaritai to omou.

Saya juga ingin sekali ikut noken di jepang. Tetapi, hal yang mengejutkan adalah saya tidak mengerti bagaimana mendaftar di sini, dan harganya sangat mahal sekali. 5 kali lipat lebih mahal daripada di Negara saya di Indonesia. Dan cara mendaftarnya juga lebih mudah. Saya sudah mendatangi 3 toko buku untuk membeli formulir noken, tetapi tidak ada yang menjualnya. Deadline nya minggu depan, jadi saya harus segera mendaftar.

Saya pikir, semester ini akan menjadi semester yang lebih sibuk dibandingkan dengan semester lalu. Dan tidak terasa sisa menjadi mahasiswa asing di rikkyo tinggal sekitar 3 bulan setengah lagi, rasa tidak ingin pulang dan harus pulang selalu bercampur aduk. Walaupun keseharian di jepang sangat sibuk dan kibishii, tanoshimi ni shiteimasu.

高校生の時、「私は日本へ行けるかな?」と思っており、「日本でお正月が祝われるかな?」とも思っていた。今年、私は本当に忘れられない経験を過した。日本でお正月を祝ったのだ。立教大学生の友達と一緒に東京タワーでカウントダウンした。すごく楽しかった。私は2012年12月31日から2013年1月1日まで東京を楽しんだ。

当初、日本でのお正月は花火大会があると思っていた。だが、全然なくて、びっくりした。年越しそばを食べて、カウントダウンした後で、「明けましておめでとうございます」と言われた。自分で、「それだけ?」と思った。静かなお正月だと思うが、楽しかった。そして、1月1日に友達と一緒に湯島天神で初詣をした。湯島天神に入るためにすごく並んで待っていた。湯島天神は学間の神様が住んでいると聞いていたが、やはり学生さんが多かった。そこで御神籤を取らなかったが、甘酒を飲んだ。多分甘酒はイスラム教徒にとって大丈夫だと思う。

アパートに戻った時、路上でキスしている人を見たり、電車の中で酔っている人がいて、乗客が困っているのを見たりした。酒を飲み過ぎたせいで、道にも嘔吐が散乱していた。それは、私にとって不快だった。しかし、一番面白かったのは今年3枚年賀状をもらったことだ。年賀状を受け取ったのは初めてなので、とても嬉しかった。SISFや日本人の友達や名古屋からの日本人の先生からの年賀状だ。また、1月14日に成人の日の時、大雪が降った。私は直接見るのが初めてなので、嬉しかった。だが、その後、歩いた時転びやすかったので、面倒くさかった。しかし、一面真っ白くなったから、綺麗だと思った。雪が好きだが、寒いと思った。

その後、私はインドネシアで友達からニュースを聞き、突然悲しくなった。それは私の仲良しが12月から脳炎のため入院していたのだが、先週18日に亡くなったということを聞いたからだ。今も信じられないが、それは事実だ。入院する前に、フェスブックとツイッターで連絡し、その時私が笑わせてられて、楽しかった。「あなたのおかげで、幸せだった。ありがとう」と伝えたい。

きっと、ほとんどのSISFの奨学生は同じテーマで日本でのお正月や雪が降った事を書いたと思う。素晴らしく忘れられない経験をありがとうございました。去年お世話になりました。今年も宜しくお願い致します。

Dulu saya pernah bertanya pada diri sendiri, “kapan saya bisa pergi ke Jepang?” dan pertanyaan lain muncul, “bisa ga ya saya merayakan tahun baru di Jepang?” dan tahun ini saya benar-benar melewati pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya merayakan tahun baru di Jepang. Menghitung detik demi detik di Tokyo Tower bersama teman-teman orang Jepang yang sama-sama mahasiswa Rikkyo University.

Tanggal 31 desember sampai tanggal 1 januari saya benar-benar menikmati kota Tokyo bersama teman-teman. Dari makan toshi koshi soba, lalu ke Tokyo tower menghitung mundur tahun baru 2013

Awalnya saya kira ketika tahun baru di Jepang, ada pesta kembang api juga. Selain di musim panas. Tapi ternyata tidak ada sama sekali. Hanya countdown saja. Tepat tanggal 1 januari, saya dan teman teman melakukan hatsumode ke yushima tenjin, orang-orang mengantri sangat panjang. Hampir satu jam saya mengantri untuk bisa masuk ke yushima tenjin. Dan merasakan amazake. Saya pikir amazake tidak apa apa diminum oleh saya sebagai seorang muslim.

Ketika pulang ke apaato, saya melihat orang berciuman di pinggir jalan dengan bebasnya, di dalam densha ada orang yang mabok dan itu sangat mengganggu kami, para penumpang, di pinggir jalan banyak muntah berserakan, dan saya yakin itu karena terlalu banyak minum. Untuk hal hal tersebut, saya sangat tidak nyaman.

Tetapi, walaupun ada hal yang tidak menyenang, hal yang menyenangkan lebih banyak. Yang paling menyenangkan adalah saya mendapat tiga nengajo di tahun baru ini. Ini adalah kali pertama saya menerima nengajo. Saya dapat dari SISF, teman orang jepang mahasiswa rikkyo daigaku dan sensei saya yang orang jepang dari Nagoya. Sangat-sangat senang!

Sepertinya kebanyakan mahasiswa yang penerima beasiswa SISF, report bulan ini kebanyakan tentang tahun baru. Tapi memang merasakan tahun baru di Jepang adalah yang pertama dan tidak akan terlupakan. Walaupun saya melewatinya tanpa keluarga, tetapi saya ditemani teman-teman yang luar biasa. Terima kasih atas pengalaman indah dan tak terlupakan. Akemashite omedetou gozaimasu. Kyonen osewa ni natteorimashita. Kotoshi mo yoroshiku onegai itashimasu.

12月7日に東京で地震が起こった。突然家がゆれ始めた。地震が起こった時、ちょうど、アパートに着いたばかりだった。私の自国でも地震は多く起こるので、実際は私はあまり驚なかった。しかし、私はインドネシアのジャカルタに住んでいるので、地震があまりないと思う。私は日本に到着した後の9月頃、日本で初めて地震を感じた。

ある記事には日本は多く地震が起る国だと書いてあった。だが、私にとって、それを直接経験したのは初めてのことであった。その日、午前5時頃地震が起こったのを感じた。しかし、それは大きくなかったと思う。その日に一番大きな地震は5時半頃起こった。震源地は宮城県である。ニュース速報によると東京都は震度4、マグニチュード7.3であった。その後、余震もあった。大きな地震だと思った。宮城県で沿岸部にお住まいの方は津波に十分ご注意をと言っていた。

だが、不思議なことは、パニックになった日本人がいなかったことだ。ほとんどの日本人は通常通り活動をしており、地震が起こった後でも自分の仕事を続けた。一方で、私の自国では地震が起こった場合、ほとんどの人々がパニックになると思う。そのため、私は他のインドネシア人と少しパニックを感じていた。私たちの周りの人々は非常に落ち着いていたが、私達はパニックを起こしたが、パニックになり、面白かったので、それは滑稽な話になり、忘れられない経験になった。

また、当日の地震のニュースは速報になった。日本だけではなく、世界で大きなニュースになった。インドネシアにもそのニュースは入っていたと思う。だから、私の家族は私の状態を心配していた。アルハムドリッラー、私は大丈夫だ。私は東京にいる時、あるいは、大学にいる時、私は安心に感じると思う。さらに、日本の建物はたいていマグニチュード7の地震にも耐えられる。私は「東京で最も大きな地震が起こる」と聞いたことあるが、正確にいつ起こるか誰にも分からないと思う。

私にとって、何か起こる事、どうなるのか、何か起こった事、それらは全て神様によって決められている。私はイスラム教を信仰している人としてにとって、アッラーに願っている。何もないように祈るだけである。

Sekitar seminggu yang lalu, bulan desember tanggal 7 desember 2012, di Tokyo terjadi gempa. Sebenernya saya tidak begitu kaget, karena Negara saya juga Negara yang sering terjadi gempa. Tetapi karena saya tinggal di Jakarta, di sana jarang sekali terjadi gempa. Sebenarnya sekitar bulan September, sekitar satu bulan setelah saya sampai di jepang, saya sudah merasakan gempa untuk pertama kalinya di jepang.

Saya pernah membaca di salah satu artikel kalau jepang merupakan Negara yang sering terjadi gempa, tetapi untuk merasakan langsung adalah pertama kali buat saya. Pada tanggal 7 tersebut pagi sekitar jam 5 juga saya merasakan gempa. Tetapi tidak begitu besar. Yang besar sekitar jam setengah 6, dan hampir semua berita di tv menayangkan breaking news tentang gempa. Gempa yang terpusat di miyagi dengan kekuatan 7 SR dan di Tokyo sekitar 4 SR. kekuatan gempa tersebut cukup besar.

Tetapi yang anehnya, semua tidak ada orang yang panic satu pun. Semua biasa saja, diam sejenak dari kegiatan yang dilakukan, lalu melanjutkan pekerjaan masing-masing seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Berbeda sekali dengan di Negara saya, jika terjadi gempa, hampir semua orang panic. Itulah yang saya dan teman-teman sesame orang Indonesia rasakan. Kami panic. Kami panic di saat orang-orang sekitar kami sangat tenang. Pengalaman yang sangat tidak terlupakan. Selain aneh, karena hanya kami yang panic, tetapi lucu.

Selain itu, berita tentang gempa saat itu, langsung menyebar sangat cepat. Bahkan menjadi berita dunia. Termasuk ke Indonesia. Keluarga saya khawatir terhadap kondisi saya. Alhamdulillah, saya baik-baik saja. Dan selama saya berada di Tokyo atau lebih spesifiknya ada di kampus, saya akan merasa tenang. Karena bangunan di sini rata-rata tahan terhadap gempa berkekuatan 7 SR. saya juga mendengar kabar bahwa di Tokyo akan terjadi gempa besar, tetapi kapan waktu tepatnya tidak ada yang tahu.

Bagi saya, apapun yang terjadi, yang akan terjadi, atau yang sudah terjadi, itu semua sudah diatur oleh Allah SWT. Saya sebagai seseorang yang menganut agama, selain berusaha, saya menyerahkan diri kepada Tuhan. Semoga kita semua baik-baik saja, dan selalu dilindungi oleh Allah SWT. Amin